Jeritan anak petani yang melanjutkan studi di perguruan tinggi kota Mataram NTB.
2016 awal muncul perjalanan hidup nan untuk mencari masadepan demi efektivitas di hari yang akan datang.
Hidup yang bergelimang bagaikan naik turunnya ombak di lautan, hari demi hari kian terlewati pahit manis pun bukan lagi menjadi hambatan perjuangan dan perjalanan yang suci.
Hari demi haripun kini begitu panjang, hati terasa gersah2 kian di tempat yang baru,.
Diri yang hina ini kini pun harus terpaksa terlibat jadi pelaku nan tidak,.
Rasa pasrah atau terpaksa akan sebuah peristiwa kini pun hanya padamu ya’rab hambamu tuk berbagi,.
Entahlah engkau dengar ataukah tidak akupun hanya berusa menggombalinmu, agar kau luluh akan hambah yang hina.
Akupun tau hidup tak sekedar hidup, lantas salahka diri yang hina ini pun terpaksa libatkan dirimu ya’rab atas keterpurukan perjalanan hidup,.