suci yang di nodai tinta perpisahan.

Janji suci kala itu bersama sidia, lama sudah janji hubungan yang bertahun-tahun,.

Janji suci yang selalu mengelilingi pikiran, membawa hasrat untuk berjuang sana sini, membuat iya tiba dengan halusinasi.

Tampa di sadari seiring berputar waktu ternyata iya tiba dengan tinta noda, yang berusaha menjadi orang yang berwatak suci.

Bertahun-tahun pula janji ikatan suci, hingga sampai sekarang masi terdengar keras di telinga ini, atas teriakan mulut manisnmu.

Dengan sebuah kalimat yang meyakinkan hati di waktu tertentu, akan bersatu pada waktu yang tepat,.

Kalimat bersatu di waktu yang tepat membuat diri tenang dan menunggu sampai pada waktunya tiba,.

Namun sangatlah di sayangkan janji suci, yang pernah di ucapkan bersama, belum saja sampai pada waktunya ternyata iya tibah dengan tinta noda paska kehadiran orang baru.

waktu yang bertahun-tahun selalu di tunggu, tinggal sedikit lagi akan sampai pada waktu yang di janjikan.

Tetapi sangatlah di sayangkan sampai membuat diri tak bisa berkata dan berucap, walau itu satu kalimat atas tinta noda yang engkau hadirkan.

Tampa disadari kukira engkau hadir mewujudkan janji suci, ternyata engkau hadir membawa tinta noda perpisahan.

Aku pun tak bisa berkata karena hanya do,a yang akan ku lakukan semogah pepisahan ini, tak akan melahirkan kebencian di antara satu sama lain.

Dan jadikanlah perpisahan awal dari sebuah pertemuan maka kita akan baik2 saja Tampa membenci satu sama lain.

Gila Menghayal

Menghayal itu asik iya bebas dan Tampa perlu sana sini, menghayal itu bukanlah halusinasi tapi iya bermain pada imajinasi,.

Seni menghayal itu perlu, akan tetapi jangan lupa gunakanlah Ota untuk berpikir Tampa otak yang berpikir akan menjadi halusinasi.

Halusinasi tanpa imajinasi yang tak melibatkan otak untuk berpikir akan menjadi peristiwa yang akan menjelma sebagai hantu imajinasi.

Banyak orang berkata berhayalah setinggi-tingginya, sejauh-jauhnya sebesar-besarnya, tetapi janganlah terlalu berhayal, tampa bergerak dan berusaha untuk meraih suatu hal yang di pikirkan, Tampa kita mengejar dan terus untuk berusaha yang pasti iya akan menjadi gila berhayal.

misal kita berhayal menjadi orang sukses namun kita hanya berhayal saja tampa mau berusaha dan bergerak untuk meraihnya dan menjadikan iya nyata dalam kehidupan kita, akan sama dan tidak ada bedanya dengan mimpi karena berhayal tampa ada usaha dan tindakan sama seperti mimpi yang dalam 99% tak pernah menjadi nyata.

Karena sejatinya berhayal itu seni untuk menikmati, yang salah itu seni Tampa ada usaha untuk menjadikan hayalan menjadi nyata.

Boleh berhayal tapi jangan gila berhayal, berhayalah setinggi-tingginya sejauh-jauhnya sebesar-besarnya, namun janganlah lupa, barengilah dengan usaha dan tindakan, biar iya tidak menjadi orang, yang gila berhayal.

Luka sejarah.

Fhian makawan 🤝

merasakan apa yang belum pernah orang lain rasakan. Mendekati hati seorang diri untuk memiliki.

Menjauhinyapun bagaikan orang yang memasuki lubang yang tak tau arah jalan pulang dan keluarnya.

Hari kamarin itu adalah masalah laluku sampai sekarang Kamulah bagian dari sejarah hidupku.

Cerita panjang lebar dengan suka, duka, senang dan bahagia semua itu hanyalah kenangan hidup.

Tampa sebuah ikatan, bukanlah suatu harapan, karena Tujuan dari sebuah ikatan, bukanlah sebatas hubungan, tetapi itu Tentang so,al kenyamanan.

Dan bila hubungan tidak bisa di pertahankan kendalikan diri adalah jalan untuk melupakannya.

Seberat apapun untuk melupakan, sesulit apapun untuk menjauhi, sesusah apapun untuk mengikhlaskan.

bila takdir sudah berkata tidak maka perkuatlah diri untuk melupakan nya.

Mengakhiri sebuah hubungan jangan jadikan sebuah perpisahan namun jadikanlah itu awal sebuah perjumpaan, sehingga semua akan terasa baik-baik saja.

Jangan paksakan untuk mengingat nya kalau itu terasa berat, biarkan saja aku yang mengingatkannya Walau itu terasa sakit.

Fhian makawan🤝.

Kanting sebagai tempat pelampiasan.

Banyaknya peristiwa membuat diri melampiaskan hasrat atas banyaknya persoalan.

pelampiasan Tampa arah yang jelas tak memiliki ketetapan waktu, hingga objek sasaran tak menetap.

Kanting yang sebenarnya sebagai tempat orang2 makan, minum, ngopi dan lain2.

tetapi hari ini diri menjadikan kanting, sebagai ladang untuk melampiaskan hasrat atas banyaknya peristiwa yang terjadi.

membuat diri menatapnya menjadikan pengobat batin yang tak tersampaikan.

Detik-detik terus berjalan banyaknya peristiwa menghantui pikiran, rasa terbelenggu pun kian menghantui.

Yang membuat rasa kerinduan menodai kesucian pikiran, yang Mendatangkan hantu peristiwa.

Kamis 2 Desember 2021.

Di tengah-tengah keramaian mahasiswa UIN mataram diri menata jiwa-jiwa progresif dari berbagai macam Kepala para pejuang.

Diri menapnya, senang dengan penuh harapan dan berusaha berjuang untuk menyelesaikan tugas sebagai mahasiswa,.

Menjadi seorang mahasiswa lamah dari ribuan mahasiswa, membuat diri terasa asing nan bimbang.

perjalanan juang yang panjang di kampus bukanlah solusi justru iya akan membawa masalah pada pablik.

Walau pada akhirnya jalan yang  di tempuh itu untuk mengejar suatu harapan yang pasti, dan mendekati kepastian Atas suatu harapan, tetap saja pablik akan menilai dengan kacamata yang salah dengan perjalanan panjang.

Karena pablik tidak pernah mengenal dan tau perjalanan panjang tersebut apakah pilihan atau tidak,.

pablik hanya menilai dari sudut pandang kecepatan keseharian, namun tidak melihat dari mana arah pilihan tersebut akan berakhir.

Hingga diripun berpikir Lama kuliah namun tak ada kepastian kedepan itu memang sangatlah berat, pun sebaliknya.

Akan tetapi tidaklah bermasalah apa bila lama kuliah untuk mendekati suatu target yang pasti, demi mencapai impian itu lebih bagus.

Karane sejatinya semua jawaban ada pada pilihan, dan pilihan akan salah tampa ada keyakinan dan usaha, karena tampa ada usaha dan kerja untuk bergerak semua tak akan ada artinya.

Dan pilihan cukup sederhana ingin di anggap pecundang tidur saja tampa harus engkau melakukan apa-apa, jikalau ingin di sayang dan di sanjung, kejarlah impian mu walau waktunya akan panjang, biarkan saja nanti bukti dan hasil yang akan menjawab pada pablik, tampa engkau harus memamerkannya pada orang.

Selasa 31 Agustus 2021.

Berbaring menatap langit, sembari berhayal di kesunyian malam, dihiasi oleh beribu bintang.

Malam yang sunyi menatap ribuan bintang, yang bergelimang membawa hasrat bahagia, dengan berwujud menyinari.

awan yang diterangi oleh bulan, mengajarkanku dan mengingatkan pada iya yang kasih.

Sunyi nya malam memikirkan dia hingga iya terasa di sampingku.

Bulan dan bintang menerangi malam datang memberi arti dengan berwujud warna,.

Warna pun memberi arti bahwa mahluk hidup itu selalu berpasang2ngan,.

Hingga membuat hati terasa menggebuk2 dengan bahagia.

Kini tiba malam yang penuh bahagia disinari dengan bulan dan bintang hingga iya mengajarkanku, untuk hidup berpegang teguh pada prinsip bagaikan bula dan bintang, walau berbeda namun satu, dengan sama-sama berusaha untuk menerangi bumi.

Padamu sang pimilik rindu.

diri berkata dibalik rasa rindu, namun semua itu ternyata mimpi dan iya melintas sekejap tampah tau arah untuk berlabuh.

Kini aku mencoba miminta pada yang ada dan selalu miminta pada yang kasih untuk menatap ruang imajinasi,.

Yang tak memberi arah dan memberi rasa yang tak pasti yang berujung pada penglihatan belaka.

Rasa rindu kian bergelimang bagaikan angin yang berhembus yang menghantam pohon dan dedaunan,

rasa rindu yang kian merindu mencari arah tampah memiliki petah untuk berlayar,.

Sabtu 28 Agustus 2021

Riang gembira di tengah keramaian.

Dalam diri selalu memikirkan keselamatan regenerasi untuk melanjutkan jejak2 peristiwa yang terdahulu, dengan mengharap regenerasi bisa melanjutkan jejak parah senioritas di dalam kelompok/organisasi itu sendiri.

Dari masa kemasa yang jelas tentuh berbeda, baik cara bekerja, program, dan langkah-langkah, cara pandang.

Namun dikalah mana yang terjadi setiap tahun tetaplah berbeda arah berpikir dengan alasan setiap tahun pulah organisasi akan melakukan pergantian kepengurusan.

Akan tetapi dikala masa menjadi seorang pemimpin sangatlah berat melihat keadaan regenerasi sekarang dan sangatlah sulit untuk menyelesaikan,.

Terlebih untuk mengharap peristiwa perjalanan juang itu untuk menyamakan nya dengan alasan yang begitu sulit atas legalitas yang tidak tercatat dalam struktural masa kini.

Organisasi yang bernama WSC MATARAM adalah Tempat pribadi ini untuk membangun jatidiri dan belajar komunikasi dikala masa tahun 2016, diri pertama kali hadir di kota Mataram NTB.

Masa itu sudah berlalu, dan cukup lamah dengan rasa susah senang selalu kita pikul bersama,.

Tahun 2016 pribadi di percaya kan menjadi seorang sekertaris di dalam lembaga WSC MATARAM itu sendiri,.

WSC MATARAM itu lahir dan didirikan pada tahun 2008, dengan para pejuang2 yang tangguh, dan parah pemberani hingga iya di kenal dengan di mata sosial bahwa didalam WSC MATARAM itu adalah orang2 yang di isi oleh orang2 yang paham dan cerdas cara berpikir nya.

Namun sangat lah di sayangkan paska degradasi kemunduran WSC MATARAM terjadi begitu lama, dikala mana masa itu organisasi WSC MATARAM di pipin oleh satu orang selama tiga tahun.

sangat bedah jauh akan peristiwa kemunduran solidaritas regenerasi.

Jum,at 27 Agustus.

Di pertengahan malam pukul 03.37 kini tiba hati, yang terasa sunyi akan mengingatmu,.

Mengingatmu sangatlah berat, pun ingin berhenti mengingatmu pulah itu lebih memberatkan hati ini.

Tiba kini hati Terasa hampa nan terasa resah dikala mengingatnya kembali, hingga dikala mana masa ke masa hari ke hari, nan perjalanan yang cukup panjang

Ikatan yang suci, dengan sebatas status pacaran, seringkali iya menghantui imajinasi, hingga sampai larut malum diri ingin berhenti mengingatmu, namun ada saja hantu imajinasi yang selalu memaksa untuk memikirkanmu.

Wahai kasih dan wahai sayangku, apakah ini yang dinamakan rindu, dan apakah ini yang dinamakan cinta, hingga diri ini tak bisa melupakan untuk memikirkan dirimu.

Bertahun-tahun lamanya ikatan hubungan pacaran, sudah kita lewati bersama dan sudah kita rasakan bersama, susah senang pun selalu kita pikul bersama.

Wahai sang kasih begitu lama hubungan ini berjalan melewati lorong-lorong masalah yang menghalangi ikatan cinta kita.

Sanggupkah dirimu bertahan ataukah selamanya dirimu akan pergi,.

Wahai sang kasih sangatlah bera hati menerima kenyataan ini.

Dan aku mengakui bahwa diri ini, sangatlah jauh dari kata suci, namun perlu engkau tahu, hati ini sangatlah tulus dan suci untuk mencintaimu, nan salahkah diri ini yang berusaha menjelaskan dan menyampaikan kebenaran akan masalah yang kita hadapi.

Masalah yang begitu besar memang menyakiti hatimu, akan tetapi sangat cepat dirimu menyerah untuk melawan masalah yang kita hadapi ini.

Bukanka kita sudah berjanji bahkan sudah mengucapkan kalimat yang hampir mendekati dengan kalimat sumpah untuk mempertahankan ikatan ini.

Wahai sang kasih apapun masalah yang menghabat hubungan kita, kita selesaikan bersama demi mempertahankan hubungan yang kita bangun dengan susah paya bertahun-tahun.

Apakah sampai disini saja dirimu mampuh untuk mempertahankan ikatan ini, atau justru dirimu akan lari dari masalah untuk selamanya dan meninggalkan diri ini.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai